Thursday, 1 April 2010

NeverGreen


Selamatkan sejentik hijau yang memudar itu.
Dia tidak akan bertahan lagi.
Berpikir usaha untuk mengklonnya.
Bola dunia menjadi coklat.
Karena dia sudah muak tumbuh di bumi.
"Bumi harus musnah untuk aku bisa kembali"kata dia.
Turbulensi lebih dini berkecamuk merusak semua rana.
Akhir sebuah hamparan telah datang dengan membawa setitik noda merah.
_end_out_off_

Saturday, 13 March 2010

MatiMendadak


Merasa salah,,merasa lelah.
Yang ditengah jalan tiba-tiba terhenti dan tergeletak begitu saja.
Seperti seekor anjing liar yang tidak pernah ditemukan mati di jalan.
Tidak terlihat,,atau mungkin orang mengacuhkan dan pura-pura tidak melihat.
Hanya orang yang menghubungi yang mengetahui keberadaannya.
Melantunkan suara kematian yang semu.
Itupun terdengar tidak mengindahkan suasana kacau balau.
Waktu yang tidak ada titik temu.
Kaos putih berkibar.
Jadi,,enyahlah dari mukaku.
Dan semua pun kembali "normal".
Aku menjadi senang.
_end_out_off_

Thursday, 11 March 2010

NiatAgakAwal


Ne komik strip yang dibuat awal-awal project bikin komik yang membosankan satu bendel.
Memang terlihat tidak niat,sampe sekarang pun masih terlihat tidak ada niat.
Kapan ya,,bikin komik yang lebih tidak niat lagi?!
_end_out_off_

RedEarth


Hei penebang penendang.
Kalian menendang kawanan flora,membentak kumpulan fauna.
Memenggal,membunuh dan mengusir mereka.
Padahal nasibmu ada di tangan mereka.
Tanpa mereka kalian tidak akan hidup,dan tanpa kalian mereka tidak bisa hidup.
Kalian semua sebenarnya para makhluk simbiosis mutualisme.
Kenapa kalian harus menendang?!
Apa kalian sudah dibutakan oleh sejenis yang hijau juga?!
Mereka semua harus hidup,,dan mereka semua butuh hidup.
Tutupi semua kesalahan dengan hijaunya daun,,bukan dengan hijaunya uang.
Karena bumi yang kita injak-injak mulai memerah.
_end_out_off_

Tuesday, 23 February 2010

Terjebak


Tersapu bersih dalam lingkungan sekitar pintu depan.
Jalan menjadi putih dengan pola titik-titik cokelat terkena air matahari.
Pohon-pohon tumbuh mengikuti disetiap melangkah.
Terlintas dengan sekejap mata masuk ke dalam rumah,tidak pernah keluar sedikit saja.
Seperti tersedot lubang hitam,,padahal itu rumahku.
Entah kenapa enggan keluar,walaupun langit masih hijau.
Katakanlah ada sosok yang menunggu diluar untuk menghisap pikiranku.
Saatnya,hanya keluar dengan kaki dua dan dua roda pada saat mengisi amunisi dan pergi ke bawah.
Membutuhkan banyak bangunan jiwa dalam waktu yang membeku sekarang.
Kalian harapan,,kalian tantangan,,kalian halangan.
_end_out_off_

Monday, 22 February 2010

Olee,,


Yaahhh,,pengennya sih gitu,tapi apa daya kantong kosong tanda tak guna.
Pengen banyak barang tidak henti-hentinya.
Tolong hentikan!!
_end_out_off_

Saturday, 20 February 2010

PosterousPosterity


Surprise,,
Surprise,,
Surprise.
Jaman dulu pas mau waktunya ngerasa ntah sekali.
Tapi menyenangkan.
Nggak nyangka aku ternyata,,
_end_out_off_